Home

1 Year Libya Uprising

February 17, 2012

Hari ini setahun Libya Uprising, suasana yang sebetulnya bikin deg-degan.  Menurut Mas Idho besok kantor diliburkan, karena peringatannya sendiri baru akan diadakan besok.  KBRI kosong, tapi teman-teman lokal di Tripoli sudah bersedia menampung dan menjaga kalau terjadi sesuatu.  Di saat seperti inilah muslim brotherhood sangat terasa. Tiket pesawat ke Istanbul juga sudah diajukan menjadi tanggal 20 Feb untuk berjaga-jaga.

Walaupun suara senapan mesin dimana-mana, tapi menurut Mas Idho suasananya terkendali.  Seru katanya :p Hmmm.. penggemar perang dunia ini seperti menemukan mainannya ya!  Semoga aman seterusnya sampai Mas Idho pulang awal Maret nanti.  Amieeennn….

Random Facts about Libya

December 8, 2010

Beberapa hal yang sebagian orang masih belum tau :

-  Saat apply visa Libya, kita harus tes darah di lab.  Melampirkan hasilnya saat penyerahan dokumen, termasuk tes HIV.  Read the rest of this entry »

Percaya nggak, ada regulasi di Libya yang melarang uang Dinar Libya dibawa keluar dari negara tsb!  Emang sih, uang LYD itu nggak berarti di luar negaranya, tapi AstRiDhO baru tau bahwa membawa LYD ke luar Libya adalah perbuatan melanggar hukum! Read the rest of this entry »

Low Energy Ice Cream

September 22, 2010

Found a gelato stall in Tripoli – Libya who sell “Low Energy Ice Cream” **LOL**

It should be “low calorie” shouldn’t it? ;)

Lebaran di Libya ala Mas Idho

September 12, 2010

Humm… cerita dari Mas Idho sebenernya udah aku dapet kemaren, tapi baru sekarang ini sempet nulis…

Tahun ini, Lebaran di Libya lain daripada yang lain.  Kalo di Indonesia 1 Syawal jatuh di tgl 10 Sept, tanpa ada perbedaan *tumben*, di Libya jatuh di tgl 9 Sept.  Jadi Mas Idho lebaran duluan disana, dimulai dengan Sholat Ied di KBRI. Sesudahnya.. tentu saja “silaturahmi” yang udah sepaket sama makan ketupat ala Indonesia :) Read the rest of this entry »

Sebelum berangkat ke Tripoli, aku sengaja bawain Mas Idho koper besar banget walaupun isinya cuma 1/3.  Maksudnya sih supaya pas pulang Mas Idho nggak perlu pusing packing, walopun berantakan tapi pasti muat jadi 1 koper aja.  Dan emang, pulangnya cuma bawa koper itu aja, tapi kok berat yak?

Ternyata ada yg jadi shopaholic juga! Ada sepatu & celana baru, dan nyogok parfum buat aku hahahahahah… Katanya sih disana lebih murah.  Read the rest of this entry »

Alhamdulillah Mas Idho akhirnya pulaaaang :) Tadi sore sudah mendarat dengan selamat di Cengkareng, dengan segudang cerita pastinya! Salah satunya tentang betapa mahalnya mahar yang harus dibayar untuk meminang calon istri : rumah, pekerjaan mapan, perhiasan, dan barang-barang lainnya.

Nggak semua orang terlahir kaya, Read the rest of this entry »

Hampir Saja….

April 7, 2010

Udah dari beberapa minggu yang lalu Mas Idho bilang kalau mau ada business trip lagi ke Tripoli – Libya.  Tapi karena urusan visa & tiket masih belum ada kejelasan, aku santai-santai aja.  Sampai 2 hari yg lalu Mas Idho bilang kalo tiket udah issued dan paspor (visa) udah bisa diambil.  Berangkat hari Jumat. Read the rest of this entry »

Bikin Kopi ala Libya

November 15, 2009

Buat para pecinta kopi, pasti tau gimana enaknya kopi ala café dengan busanya yang banyak. Pastinya ngga bakal bisa kita dapatkan dengan hanya menyeduh kopi dengan air panas aja…

Barusan Mas Ridho pamerin satu oleh-oleh hasil ngobrol di pantry waktu di Tripoli kemaren. Orang-orang Libya itu pecinta kopi, sama dengan negara di utaranya : Italia. Sarapan cukup dengan kopi, makan malam barulah makan besar. Dan demi kopi enak mereka rela bersusah-susah membuatnya, ngaduk sampe pegel. Kalo pake mesin emang gampang, tapi tau sendirilah betapa mahal coffee maker kaya yang ada di café.

Read the rest of this entry »

Sebentar Lagi…

November 1, 2009

Yakkk.. 4 hari lagi Insya Allah Mas Idho sampai Jakarta :) Seminggu lebih cepat dari jadwal karena emang kerjaannya udah hampir selesai.  Weekend terakhir (baca : Jumat dua hari yang lalu) masih sempet aja jalan-jalan ke Sabratha (صبراتة), salah satu dari 3 kota (Tripoli) jaman baheula.

  

Read the rest of this entry »