Home

Pariwisata Batam Kurang Digarap?

May 19, 2009

Begitu AstRiDhO bilang mau pergi ke Batam, banyak teman mempertanyakan kenapa harus Batam.  Menurut mereka di Batam itu nggak ada apa-apa, masih mending Jakarta lah.  Dulu memang surganya elektronik, tapi sejak otorita Batam sudah tidak berkuasa lagi, harganya sama aja sama di Jakarta.  Tapi karena kami emang belum pernah kesana dan kebetulan dapet tiket gratisan dari Air Asia, AstRiDhO jadi penasaran pengen lihat Batam.

Setelah browsing kesana-kemari, akhirnya AstRiDhO tertarik sama Neo Batam Tours.  Awalnya sih AstRiDhO seneng sama tour ini, karena kami beli voucher hotel yang 25% lebih murah daripada publish rate-nya.  Tapi dengan pengalaman hari ini, aku jadi kecewa.  Tadi aku sempat chat sama Natali, CSnya, menanyakan tentang beberapa objek wisata di Batam.  Dari awal aku udah bilang sama dia, aku ngga suka wisata belanja.  Tapi dia tetap bilang, objeknya wisata paling cuma Jembatan Barelang sama Mall aja.  Dia pasti nggak tau aku udah browsing dan pertanyaanku hanya untuk mengkonfirmasi keakuratannya aja. 

Pas aku tanya tentang ex-site Pengungsi Vietnam di Pulau Galang dan Pantai Melur, dia langsung panik.  Dan langsung BERKALI-KALI bilang kalau tempatnya jauuh, jadi akan kena charge lagi.  Padahal aku baru nanya loh, belum memastikan itinerary.  Lagipula aku kan seperti charter mobil, terserah kita juga mau kemana, ya nggak, sih? Pas aku tanya ada apa di Tanjung Uma, dia malah ngaku kalau belum pernah kesana.  Setau aku si desa nelayan tempat asal mulanya orang Batam yang bukan pendatang.

Begitu pula pas aku tanya tentang Ocarina, dia baru bilang itu kaya Ancolnya Batam. Kalo aku ngga nanya, aku ngga bakal kesana mungkin! Heloooo… gimana pariwisata di Batam mau maju kalo travel agentnya kaya gini? Sama sekali nggak berusaha promosiin pariwisata batam.  Lah kalo aku ngga browsing dulu, bisa mati gaya di Batam! Dari 3 travel agent yang aku tanya, mereka nggak punya program tour wisata alam.  Adanya belanja atau spa, dimana di Jakarta juga buanyak bgt yg lebih bagus.  Kesannya juga mempertegas image Batam yang terkenal dengan wisata seks.  Padahal Batam nggak cuma itu looo!! **Loh kok aku malah promosiin Batam lebih gencar daripada Travel Agent ya?**

Mungkin mayoritas orang Singapore ke Batam emang cuma buat belanja sama spa kali ya, karena jaaauhhhh lebih murah.  Tinggal naik ferry seharga 330ribuan rupiah perorang, ngga sampe sejam udah sampe ke tempat yang –bagi mereka- apa-apa serba murah.  Tapi wisata kan ngga cuma belanja aja, kekayaan alam kita jauh lebih bagus daripada Singapore.  Aku yakin banget mereka mau menikmatinya, cuma kurang sosialisasi aja.

Mudah-mudahan kejengkelanku dengan neo batam tour nggak berlanjut yaa… Dan trip kali ini sama suksesnya dengan Sumbar Trip kemaren 🙂 Tunggu ceritaku berikutnya… 😛

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: