Home

Berobat : Mahal atau Murah?

July 1, 2009

Udah dari minggu kemaren aku flu.  Setelah awalnya sempet hilang suara, batuk-batuk, dan akhirnya mulai Senin kemaren batuk pilek yang udah masuk kategori heboh.  Karna nggak sembuh-sembuh setelah lebih dari seminggu, akhirnya aku ngalah untuk ke dokter Senin malam itu.

Aku sengaja pergi ke dokter di klinik kecil belakang rumah, soalnya Mas Idho pernah berobat flu ke sebuah RS Internasional, dengan hasil tetep nggak sembuh dengan menghabiskan biaya >200ribu.  Aku kemaren dapet antibiotik yang nggak terlalu keras, nggak bikin kantong bokek, dan cepet sembuh alhamdulillah! Dengan hanya 60 ribu (dokter dan obat) udah hepi 🙂

Dari dulu aku emang udah tau sih, obat generik itu ampuh banget, sebaliknya belum tentu obat yang mahal itu pasti nyembuhin.  Apalagi obat yang lucu-lucu, maksudnya kapsul bening yg berisi butiran warna-warni obat batuk, belum tentu ampuh! Cuma enak diliat ajah hehehehe… Apalagi banyak dokter yang udah kerjasama juga sama produsen obat, untuk bikin obat tsb laku.  Sasaran utama para produsen itu ya dokter di rumah sakit besar.

Jadiiii… Nggak perlu gengsi datang ke klinik kecil untuk berobat, dan jangan tertipu dengan harga.  Pilih yang emang cocok sama kebutuhan 🙂  Btw, Dua hari ini aku istirahat di rumah.  Rasanya maleees banget mo ngantor besok hehehehe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: