Home

Euro Trip : Planning Stage

February 18, 2011

Duluuu.. aku sering mimpi untuk pergi ke Eropa.  Saat akhirnya aku tau kalo Eropa terdiri dari buaaanyak negara, tanpa sadar aku mulai memilih-milih negara apa aja yang pengen didatangi.  Dan saat akhirnya punya kesempatan untuk pergi kaya sekarang ini, tetep bingung karena selain harus milih negara, juga harus milih kota-kota apa aja yang mau didatangi.  Udah milih kota pun masih bingung nentuin spot/daerah mana aja yang mau dijajah.  So little time so much to do!  We got only 15 days 😦

Selain browsing banyak informasi di internet, aku juga baca buku 1000 Places to See Before You Die-nya Patricia Schultz, The Rough Guide to First Time Europe, dan Lonely Planet West Europe pastinya.

Planning stage ini sebenernya udah AstRiDhO lakukan sebelum apply visa Schengen, karena saat apply visa, itinerary kita harus udah jelas termasuk booking hotelnya.  Aku nggak mau aja, visa udah granted ternyata batal berangkat karna ternyata uangnya gak cukup? Dan daripada aku re-book hotel karena asal planning buat apply visa, mending aku seriusin aja planning stage biar nanti ngga usah ngulang-ulang cari hotel & transportasi lagi.  Tapi tetap siapkan hati & alternatif untuk semua perubahan yang mungkin terjadi sih.

Negara Apa Aja yang Akan Didatangi?

West Europe for our first time visit for sure, exclude UK since we won’t spend more time to apply for anoher visa.  Setelah menimbang-nimbang, AstRiDhO mempersempit pilihan hanya menjadi : Belanda (pastinya, kita apply visa dari sini dan beli tiket PP ke Schiphol), Jerman, Austria, Italia, Swiss, Prancis, Belgia.  Coret Czech, Spanyol & Portugal karena lokasinya nggak searah dengan rute yang kita pilih.  Huaaa.. ambisius gak ya ituu?

Trus Pilih Kota Apa Aja?

Karena harus memilih, akhirnya AstRiDhO milih kota-kota berikut :

Belanda – Amsterdam, Volendam, Edam, Lisse (Keukenhof), Leiden, Rotterdam, Utrecht

Jerman – Munich.  Coret Berlin karena lokasinya terlalu menyimpang dari jalur yg AstRiDhO pilih.

Austria – Innsbruck.  Coret Vienna & Salzburg dengan alasan yg sama dengan Berlin.

Italia – Milan, Venice, Roma.  Coret Florence karena sepertinya waktunya nggak akan cukup.

Swiss – Pilih Geneva atau Zurich, cuma bisa salah satu.  Coret Interlaken karna nggak bakal cukup waktunya.

Prancis – Paris, sama Nice & Monaco mungkin?

Belgia – Brussel, udah pasti cuma transit beberapa jam aja

Jadi Rutenya Gimana?

Di rute pilihan AstRiDhO ini, sebenernya Roma agak terlalu jauh dari rute melingkar ini.  Tapi Roma nggak mungkin banget dicoret kan? Setelah lebih dari 5 kali rombak rencana rute, akhirnya AstRiDhO mencoret beberapa kota yang udah disebutkan di atas menjadi :

– CGK – AMS – CGK by Emirates

– AMS – Keukenhof – Leiden by Bus

– Leiden – AMS by Intercity Train

– AMS – Volendam – AMS by bus

– AMS – Munich by City Night Train (sleeper for more privacy)

– Munich – Innsbruck by Eurocity Train

– Innsbruck – Zurich by Eurocity Train

– Zurich – Venice by Euro Night Train

– Venice – Rome by Intercity Train

– Rome – Geneve by Eurocity Train (yes, going to Zurich & Geneve, both for only a few hours) then Geneve – Paris by TGV.  Optional : Rome – Paris by budget airlines.

– Paris – Brussel – then back to Amsterdam by Thalys

Setelah dihitung-hitung, walaupun kita extentively using train, AstRiDhO lebih milih beli tiket point to point daripada beli Eurail Pass. Alasannya : kita pake beberapa Night Train & TGV/Thalys yang mengharuskan seat reservation dengan biaya tambahan pastinya.  Dan karena AstRiDhO  bukan backpacker, untuk night train kita lebih milih yang sekamar berdua aja yang reservation fee-nya juga pastinya lebih mahal. 

Trus Mau Booking Train Ticket Sekarang Aja?

Wooopss.. ya enggak seberani itu lah AstRiDhO.  April masih 1,5 bulan lagi, banyak hal masih bisa terjadi.  Lagipula untuk kereta kita baru bisa booking 1 bulan sebelumnya.  Kita mungkin baru berani booking di akhir Maret lah.  Jadi sekarang survey web dan harganya dulu di web berikut :

Eurail Pass dari sini aku download jadwal kereta se-Eropa biar bisa ngatur itinerary sedetail mungkin sampai ke jam keberangkatan, juga biar tau mesti naik jenis kereta apa supaya bisa langsung refer ke web yang bersangkutan.

– Untuk kereta dari dan ke Belanda, aku cek disini, kalau untuk Thalys aku cek di webnya.

– Untuk kereta dari Jerman aku cek dari web ini, enak juga buat cek jadwal kereta se-Eropa selain dari Eurail.   

– Kalau kereta dari dan ke Prancis aku cek di webnya SNCF. Note to self : booked at their office hours, otherwise you can’t buy any tickets.

– kalau kereta dari, ke dan antar kota Italia aku cek di Trenitalia.

– Untuk Austria aku cek disini.

Jadi, Obyek Apa Aja yang Mau Dijajah?

Hummpphh… ini gampang-gampang susah.  Tinggal cek ke Lonely Planet lah buat must see places-nya.  Tapi yang mana yang sesuai dengan waktu dan kesukaan kita, itu yang susah.  Jadi ini belum jadi priority sekarang.  Masih ada waktu untuk browsing sangat detail untuk memilih.  Tapi yang beneran wajib kaya Keukenhof, Foto dengan baju tradisional Volendam, Atomium, Disneyland, Eiffel, Louvre, Colosseum, Vatican, Gondola di Venice, Cable Car di Nordkette-Innsbruck pasti udah di googling lah, biar tau admission ticketnya berapa.  Penting juga itu buat nyusun budget.

Transportasi di Dalam Kota Gimana?

AstRiDhO paling lama bakal di Amsterdam & Paris, jadi kita butuh banget journey planner untuk 2 kota itu yang untungnya sangat membantu sekali.  Aku tinggal input dari mana mau kemana, nanti kita akan dikasih solusi harus jalan kaki berapa jauh, naik apa, berapa lama waktu perjalanannya.  Kalau di Singapore seperti gothere.sg gitu.  Jadi aku bisa mengalokasikan waktu se realistis mungkin.  Linknya tinggal klik nama kota berikut : AmsterdamParis, Munich, Roma, Brussel.  Untuk Roma & Brussel, agak2 ribet ni jadi AstRiDhO nggak terlalu manfaatin.  Mendingan download bus/metro map-nya aja, pilih rutenya, dan kira-kira aja waktunya.  Untuk kota-kota lain masih dicari2 dulu..

Untuk biayanya, persekarang biar gampang aku pake tourist pass aja.  Semoga nemu alternatif yang lebih murah daripada : I Amsterdam Card, Paris Visite Pass, Innsbruck Card, BTI (biglietto turistico integrato), 24 Hours Venice Vaporetto Pass, Muenchen Partner Day Ticket.  Peta bus & metro juga bisa didownload dari web-web tersebut.

Trus Hotelnyaaa?

Ini juga gampang-gampang susah.  Kriteria utama AstRiDhO : budget EUR 100-120/malam, bersih, dekat airport/stasiun, kalau bisa ada consierge & internet gratis untuk hidup lebih nyaman.  2 yang terakhir nggak wajib sihhh.. Dan 1 poin penting : kalau udah nemu hotel yang cocok, selalu bandingkan harga antara website hotel ybs, agoda.com, venere.com, booking.com etc.  Minimal bandingin 3 web deh biar gak nyesel.

Trus kenapa AstRiDhO pilih hotel dan bukan hostel? Karena kita pergi berdua, harga hostel dengan ensuite bathroom untuk 2 orang gak beda jauh dengan hotel.  Jadi ya sekalian aja pilih yg enak hehehehe….

Sooo… it’s time to do budgeting!

Ini dia yang paling penting.  Dengan kota & mode transportasi yang AstRiDhO pilih, budget yang realistis berapa sih? Sambil berdoa budget yang kita siapkan cukup, dong, pastinya.  Kalau overbudget, berarti harus cari alternatif.  Naik Night Train yang couchette misalnya, atau naik bis aja daripada kereta yang lebih mahal? Semoga nggak overbudget yaaa 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: